Twitter Pecat Karyawan Lagi, Kali ini Giliran Tim Infrastruktur di-PHK

Locoshop.co.id – Aksi PHK massal di tubuh Twitter selepas diakuisisi Elon Musk tampaknya belum usai. Pasalnya, beredar kabar lagi kalau Twitter melanjutkan aksi pecat-pecatan karyawannya lagi yang kali ini menimpa sejumlah orang di tim infrastruktur.

Menurut The Information, perusahaan memotong sebagian divisi infrastrukturnya pada Jumat malam pekan lalu. Skala PHK tidak jelas, tetapi beberapa insinyur melalui Twitter kemarin mengatakan bahwa mereka diberitahu melalui email bahwa kontribusi mereka tidak lagi diperlukan.

Pemecatan terbaru ini terjadi setelah The New York Times melaporkan pada hari Selasa pekan lalu bahwa Elon Musk, si pemilik Twitter yang baru telah memberhentikan Nelson Abramson, kepala infrastruktur Twitter, di antara beberapa karyawan berpangkat tinggi lainnya di perusahaan tersebut.

Sampai beberapa hari berselang, Twitter tidak juga memberikan tanggapan. Diketahui memang perusahaan tersebut belum memiliki tim komunikasi baru sejak mulai mengurangi tenaga kerjanya di awal kepemimpinan Elon Musk beberapa bulan lalu.

Menurut perkiraan The Information, jumlah karyawan Twitter telah menyusut sekitar 75 persen sejak Musk mengambil alih perusahaan pada akhir Oktober silam. Sebelumnya, jejaring sosial tersebut kabarnya mempekerjakan sekitar 7.500 orang di bawah mantan CEO Parag Agrawal.

Seminggu yang lalu, Slack internal Twitter mendaftarkan sekitar 2.000 karyawan, menurut sumber tersebut. Pada bulan November, Musk dilaporkan memberi tahu apa yang tersisa dari tenaga kerja perusahaan, Twitter tidak akan memberhentikan pekerja lagi.

Janji tersebut muncul setelah ultimatum “sangat keras” miliarder itu menyebabkan setidaknya 1.200 pengunduran diri oleh karyawan lainnya. Korban tambahan di antara tim yang bertanggung jawab untuk menjaga dan menjalankan Twitter disebut cenderung menambah ketakutan tentang betapa tidak dapat diandalkannya media sosial tersebut dalam waktu dekat.

Pada saat yang sama, langkah tersebut dapat semakin mengasingkan investor Tesla yang sudah khawatir tentang berapa banyak waktu yang dihabiskan Musk di Twitter. Menurut The Information, Musk menunjuk insinyur Tesla Sheen Austin untuk menjalankan tim infrastruktur situs web media sosial setelah kepergian Abramson.

PHK juga menunjukkan posisi keuangan yang tampaknya genting yang dialami Twitter sejak pengambilalihan oleh Elon Musk. Dalam beberapa minggu terakhir, Elon Musk dan eksekutif lainnya dilaporkan membahas konsekuensi potensial dari penolakan pembayaran pesangon kepada ribuan orang yang diberhentikan dari perusahaan dalam beberapa minggu terakhir.

Perusahaan juga dilaporkan telat membayar sewa untuk kantor pusatnya di San Fransisco. Tidak hanya itu, karena kinerja keuangan yang memburuk, Twitter juga disebut telat membayar mitra vendor jaringan kantor satelit global lainnya.



Sumber: www.jawapos.com

Related posts