Terapkan Pengarsipan Digital, Kemendag Launching Aplikasi Catat Aku

Terapkan Pengarsipan Digital, Kemendag Launching Aplikasi Catat Aku

Locoshop.co.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah meluncurkan aplikasi web ‘Catat Aku’ untuk mendukung penerapan pengarsipan secara digital. Ini dilakukan tak lain untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi kinerja.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan  Suhanto menjelaskan aplikasi  web ‘Catat Aku’ memuat catatan akuntabilitas berisi perkembangan dan pertimbangan posisi dalam perumusan perjanjian perdagangan internasional.

“Terkait  perundingan  perjanjian perdagangan  internasional,  arsip  digital catatan  akuntabilitas dalam   aplikasi   web ‘Catat   Aku’ yang   tidak   terbatas   ruang   dan   waktu   diharapkan   dapat mempermudah perujukan. Hal ini khususnya bagi para anggota kelompok perunding ataupun bagi pihak-pihak   lain   yang memfasilitasi   implementasi   dan   pemanfaatan   hasil   perundingan,” jelas Suhanto dalam keterangan tertulis, Minggu (18/12).

Lebih lanjut, ia mengatakan aplikasi web ‘Catat   Aku’ adalah bentuk pelaksanaan pemberian dukungan administrasi, khususnya terkait dengan fungsi tata kelola kearsipan dan dokumentasi di lingkungan pemerintah.

Adanya   referensi perujukan   yang   lebih   akuntabel,   kata  Suhanto, diharapkan dapat mendukung penguatan posisi runding Indonesia dengan negara mitra lainnya. Adapun kini aplikasi tersebut tengah dalam uji    kesesuaian untuk proses   penyusunan   rancangan   peraturan   Menteri   Perdagangan.

Uji  kesesuaian  tersebut  adalah  upaya  Kementerian  Perdagangan  tidak  hanya  dalam  rangka memitigasi  kemungkinan  terjadinya  sengketa  dagang,  tapi  juga  untuk  menghormati  komitmen pemerintah  Indonesia  pada  berbagai  perjanjian  internasional.

“Memitigasi  terjadinya  sengketa dagang bukan berarti pemerintah Indonesia takut dengan mitra negara lain. Mitigasi memberikan jaminan  kepastian  hukum  bagi  para  pelaku  usaha  di  Indonesia  baik  domestik  maupun  asing, bahwa  kegiatan  ekonomi  di  Indonesia  dilakukan  dalam  iklim  yang  stabil  dan  kondusif,” paparnya.

Untuk diketahui, dokumen catatan akuntabilitas yang pertama kali disimpan dalam ‘Catat Aku’ adalah perundingan Indonesia-United Arab Emirates (UAE) Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) sebagai CEPA pertama yang conclude setelah berlakunya Permendag No 7 tahun 2021.

Kemudian sudah tersimpan juga summary of discussions dan beberapa non-paper yang digunakan para pihak dalam perundingan Indonesia- Australia CEPA, Indonesia-Korea CEPA, dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara



Sumber: www.jawapos.com

Related posts