Pertumbuhan Industri Aviasi RI Tercepat Kedua setelah Tiongkok

Locoshop.co.id – Industri aviasi berjalan menuju pemulihan. Dengan kondisi geografis dan pertumbuhan ekonomi negara, pemulihannya diprediksi lebih cepat dibandingkan global. Pemerintah dan swasta pun berupaya untuk menyambut potensi tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pertumbuhan industri penerbangan di Indonesia tak terelakkan. Hal tersebut disebabkan RI terdiri atas 170 ribu pulau. Dengan begitu, transportasi dan pengiriman kargo memang harus menggunakan jalur laut atau udara.

“Saat ini Indonesia memiliki 673 bandar udara dengan berbagai ukuran. Namun, jumlah itu pun sebenarnya belum cukup untuk bisa menjangkau semua wilayah,” ucapnya Senin (5/12).

Dengan pertumbuhan kelas menengah yang sangat tinggi, pertumbuhan industri penerbangan merupakan yang tercepat setelah Tiongkok. Volume penerbangan domestik di Indonesia diakui bakal pulih 100 persen pada 2024. Dua tahun lebih cepat dibandingkan pemulihan volume penerbangan global, yakni 2026.

Karena itu, Indonesia harus menangkap potensi yang ada sehingga sektor aviasi bisa mencapai tahap ideal, baik secara infrastruktur maupun bisnis. “Untuk itulah, perlu diadakan upaya seperti Bali International Air Show. Dengan begitu, pembangunan industri penerbangan yang diinginkan dapat tercapai,” jelasnya.

Presiden Direktur PT Inaro Tujuh Belas Andy Wismarsyah menambahkan, pergelaran aviasi internasional itu bakal dilaksanakan pada 2024. Dia berharap kesempatan tersebut mampu mempertemukan kalangan bisnis, baik dari dalam maupun luar negeri.

Potensinya bukan hanya soal transportasi komersial. Melainkan juga penggunaan pesawat di bidang pertanian dan pertahanan.

Air show secara internasional baru dilaksanakan dua kali di Indonesia. Pada 1986 dan 1998. Ke depan, kami berharap bisa mengadakan event sekelas Paris Air Show dua tahun sekali,” paparnya.



Sumber: www.jawapos.com

Related posts