Menperin Berharap Industri Mamin Bisa Tumbuh di Atas 5 Persen

Locoshop.co.id – Kinerja industri makanan dan minuman (mamin) tetap moncer meski perekonomian dunia sempat terpuruk dihantam pandemi dan di tengah ketidakpastian global. Subsektor itu mampu tumbuh 3,57 persen (YoY) dan mencatatkan diri sebagai kontributor terbesar terhadap PDB industri pengolahan nonmigas pada kuartal III 2022. Yaitu, 38,69 persen.

“Kinerja yang baik tidak lepas dari peran serta para pelaku industri mamin yang telah bekerja keras menjaga pertumbuhan sehingga dapat tumbuh yang positif meski pada saat pandemi,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta Senin (5/12).

Agus menyampaikan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk terus mendorong daya saing industri mamin di tanah air. Di antaranya, penerapan industri 4.0 pada subsektor manufaktur tersebut.

Selain itu, Kemenperin juga terus memastikan ketersediaan bahan baku guna mendukung roda produksi. Oleh karena itu, telah diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perindustrian yang memastikan industri bisa memperoleh bahan baku melalui neraca komoditas.

Agus pun berharap agar pencapaian kinerja positif itu dapat dipertahankan. Bahkan, ditingkatkan untuk ke depannya seperti sebelum Covid-19 yang pernah mencatatkan pertumbuhan di angka 7 hingga 9 persen.

Ketua Umum GAPMMI (Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia) Adhi S. Lukman mengatakan, pihaknya berharap dukungan pemerintah untuk bisa mendorong industri makanan terus tumbuh. Mulai dari dukungan ketersediaan bahan baku sehingga bisa menjadi pendorong kepastian berusaha di Indonesia.

“Kami yakin Kemenperin adalah stakeholder kami yang selalu mendukung industri makanan dan minuman untuk terus tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Selain itu, GAPMMI berharap pemerintah tetap fokus mendorong pertumbuhan konsumsi masyarakat maupun perekonomian secara makro. Dia juga mendorong pengambil kebijakan untuk mengevaluasi sejumlah regulasi yang belum kondusif.

“Hal ini bertujuan agar industri makanan dan minuman dalam negeri dapat bersaing melalui peningkatan produktivitas,” pungkasnya.

TREN PERTUMBUHAN INDUSTRI MAMIN

Tahun | Pertumbuhan

2018 | 7,91%

2019 | 7,78%

2020 | 1,58%

2021 | 2,54%

*2022 | 3,57%

Ket*: Sampai kuartal III 2022

Sumber: Gapmmi



Sumber: www.jawapos.com

Related posts