IBFN Siap Ganti Lini Bisnis Jadi Distributor Alat Pengangkut Komersial

Locoshop.co.id – PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) berencana melakukan penggantian lini usaha yang sejalan dengan kompetensi bisnis Grup PT Intraco Penta Tbk (INTA) yakni menjadi distributor alat pengangkut komersial.

Direktur IBFN Alexander Reyza mengatakan penggantian lini usaha ini dilakukan pasca pencabutan ijin usaha sebagai perusahaan pembiayaan yang dialami IBFN pada akhir Januari 2022.

Read More

Saat ini sebagai entitas anak dari emiten penyedia alat berat INTA, IBFN yang sebelumnya bernama PT Intan Baruprana Finance Tbk ii tetap mempertahankan kegiatan operasionalnya, kecuali pemberian pembiayaan baru.

Reyza mengungkapkan Perseroan telah mengevaluasi sejumlah peluang usaha yang dapat menjadi bisnis utama IBFN. “Kami bersyukur dapat menjalani tahun ini dengan dukungan induk usaha yang baik. Kami telah merencanakan untuk mengembangkan lini usaha baru yang selaras dengan kompetensi bisnis Grup
utama kami yakni menjadi distributor alat pengakut komersial,” katanya dalam Paparan Publik IBFN 2022, Rabu (14/12).

Reyza mengatakan dengan rencana perubahan lini bisnis Perseroan ini, ke depan pihaknya akan melakukan sejumlah agenda guna pemenuhan POJK Nomor 17/POJK.04/2022, diantaranya dengan meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas perubahan lini usaha yang akan dilakukan.

Perseroan juga akan menggunakan jasa penilai (KJPP) independen untuk melakukan studi kelayakan atas perubahan Kegiatan Usaha. Tak hanya itu, Perseroan juga akan menyampaikan keterbukaan informasi terkait perubahan lini usaha paling lambat pada saat pengumuman RUPS tahun depan.

Menurut Reyza, dalam memulai kegiatan usaha baru sebagai distributor alat pengangkutan komersial Perseroan juga akan menjalankan sejumlah Management Plan yakni menyusun rencana bisnis tahunan, melakukan re-organisasi yang disesuaikan dengan kebutuhan bidang usaha yang baru, dan menjaga
collection terhadap existing debitur untuk mempertahankan arus kas Perseroan.

Secara keseluruhan saat ini IBFN memiliki aset Rp 519 miliar per Agustus 2022 dengan total liabilitas Rp 1,08 triliun dan defisiensi modal Rp 564 miliar.

Editor : Mohamad Nur Asikin



Sumber: www.jawapos.com

Related posts