Delegasi DPR Hadiri Sidang OECD Parliamentary Days di Paris

DPR mengirim Delegasi untuk menghadiri The 4th OECD Parliamentary Days di Paris, Perancis. tanggal 3 hingga 5 Februari 2016 lalu, terdiri Rofi Munawar dari FPKS selaku Ketua delegasi, didampingi anggota Yoseph Umar Hadi (Fraksi PDIP) dan Sartono Hutomo dari Fraksi Demokrat.

OECD dibentuk pada tahun 1961 oleh 18 negara Eropa beserta Amerika Serikat dan Kanada, bertujuan untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang.

Ada enam agenda dalam the 4th OECD Parliamentary Days yakni Financing Democracy, World Energy Outlook, Uberisation of Economy, Combatting Terrorist Financing, Finance and Inclusive Growth, dan Megatrends.

Sekjen OECD Angel Gurria saat membuka acara tersebut menyampaikan, saat ini pemerintahan dan parlemen-parlemen di banyak negara di dunia mengalami krisis kepercayaan (trust issues) dari masyarakatnya. Krisis ekonomi, tingginya tingkat pengangguran, ketimpangan pendapatan, dan korupsi telah menyebabkan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara negara. Karena pentingnya mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, Trust Agenda dijadikan isu utama dalam acara Parliamentary Days tahun ini.

Delegasi DPR RI, Yoseph Umar Hadi menyampaikan bahwa Indonesia tidak luput dari krisis kepercayaan oleh masyarakatnya. Terkait dengan hal ini, OECD menekankan tiga hal utama untuk mengembalikan kepercayaan, yakni INTEGRITAS, dengan meningkatkan usaha pemberantasan korupsi; PRO RAKYAT, dengan mengeluarkan kebijakan yang mementingkan kepentingan rakyat yang bersifat adil, merata, dan berkelanjutan, serta KEPASTIAN, dimana pemerintah harus mampu meminimalisir ketidakpastian dalam beragam bidang seperti ekonomi dan politik.

Dalam sesi “World Energy Outlook”, Delegasi Indonesia menggarisbawahi pentingnya negara-negara dunia untuk mematuhi Paris Agreement yang disepakati dalam COP21 tahun lalu di Paris. Indonesia menekankan pentingnya untuk mempromosikan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Dipaparkan pula bahwa di Indonesia terdapat banyak sumber energi alternatif yang belum dimanfaatkan secara maksimal, seperti geothermal, tenaga air, tenaga matahari dan biofuel.

Indonesia merupakan satu-satunya perwakilan dari Asia yang menghadiri acara ini. Dengan menyampaikan sejumlah intervensi dalam beberapa agenda, kehadiran Delegasi DPR RI telah ikut memberikan kontribusi dan memperkaya jalannya diskusi serta kian mempererat hubungan antara DPR RI dengan OECD sebagai organisasi internasional yang kerap bekerjasama dengan pemerintah Indonesia.

( REV / PM / 2016 )

About parliament

Check Also

vahyo ps

Jaringan Bela Negara News , Mendagri: Bela Negara Kebutuhan Bagi Warga Negara

Jaringan Bela Negara News – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan program Bela Negara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *